Kairo, Al Tahrir-
Mesir menghadapi demonstrasi besar-besaran. Memasuki hari ke enam, jumlah demonstran terus meningkat. Mereka juga menghalangi laju jajaran kendaraan lapis baja yang memasuki kota dalam rangka membubarkan para demonstran.
Lebih dari 100 orang tewas dan 2,000 terluka. Selain itu ribuan narapidana dari beberapa penjara telah kabur setelah sipir penjara kabur dari pos jaga mereka.
Pergerakan tank-tank Abrams AD Mesir beriringan memasuki ibu kota dengan dukungan helikopter Tempur dan pesawat tempur F-16. Helikopter dan pesawat tempur tampak terbang rendah di tengah kota.
El Baderei meminta agar Mubarak segera mengundurkan diri untuk mencegah pertumpahan darah yang lebih besar lagi dan menjaga negara kesatuan Mesir. Hillary Clinton dalam wawancara di televisi mendorong agar demokrasi di tegakkan di Mesir sesuai dengan keinginan rakyat.
Kantor kementerian dalam negeri Mesir sampai sekarang di jaga ketat oleh para tentara. Stasiun televisi Al-Jazzera juga di tutup untuk mencegah pemberitaan yang dapat memperparah keadaan keamanan dalam negeri.
Para demonstran akan menuju ke istana presiden keesokan harinya. Selain itu, masyarakat juga menghadapi krisis makanan dan bahan bakar akibat seluruh jalur darat tertutup.
Laporan menyebutkan Turki segera mengirimkan pesawat transpor ke Kairo, ibu kota Mesir untuk mengevakuasi warga negaranya yang masih tinggal di Mesir.
El Baderei, Ketua badan organisasi nuklir dunia meninggalkan kantornya dan kembali ke Mesir. Dia di kabarkan akan ikut dalam demonstrasi di Tahrir Square, Kairo. Para demonstran telah mengabaikan jam malam yang di terapkan oleh pemerintah yakni dari jam 4 sore sampai jam 10 pagi waktu setempat. Sampai sekarang di perkirakan ada 10 ribu demonstran dan kemungkinan akan terus bertambah jika tuntutan mereka gagal terpenuhi.
Sejauh ini selain militer, polisi dan aparat keamanan lainnya tidak terlihat di dalam jalanan kota seperti yang di laporkan oleh BBC. Menjelang senja, puluhan tank tempur dan kendaraan lapis baja beriringan memasuki pusat kota Kairo. Di perkirakan penggunaan kekuatan militer untuk menekan situasi yang tidak terkendali ini bisa di lakukan sewaktu-waktu.
(foto: F-16C Singapore)
ADV:
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Silahkan di beri komentarnya